Purna Wiyata dan Pelepasan Kembali Santriwan dan Santriwati Pomosda 2017

Pada hari Kamis (25/5) , Pomosda sebagai yayasan penyeleggara Pendidikan antara lain SMP dan SMA Pomosda mengadakan acara Purna Wiyata serta Penyerahan Kembali Santriwan Santriwati 2017 serta dibungkus dengan Sarasehan Pendidikan yang bertemakan Adab dan Akhlak yang disampaikan oleh Bapak Kyai Tanjung.  Kegiatan ini digelar setelah peserta didik tahun akademik 2016/17 telah menyelesaikan proses pembelajaran.

Jumlah peserta yang lulus dan dilepas oleh SMA dan SMP Pomosda berjumlah 155

Tidak ketinggalan orang tua/wali santri SMA dan SMP Pomosda turut hadir memeriahkan acara ini. Acara ini juga turut dimeriahkan oleh santriwan dan santriwati Pomosda sendiri. Terbukti dengan tampilnya sejumlah penampilan antara lain ; tari tradisional, paduan suara, orchestra dan marawis serta pemandu acara yang dibawakan dengan dua bahasa yaitu Jawa dan Indonesia. “Iya senang menjadi mc, bisa mengembangkan bakat dan mental saya juga mas” Ujar Azmi (Santriwan SMA).

Turut hadir pula tamu-tamu kehormatan yang ikut meramaikan acara ini seperti  Lurah Warujayeng, Camat Tanjunganom, Kapolres Warujayeng, KASI SMA/SMK Kab. Nganjuk serta Danramil Tanjunanom. Tidak ketinggalan pula hadir Pak Kyai Sholahudin Ma’sum dari Jombang,Jawa Timur.

Dalam sambutan kepala SMA Pomosda yaitu Bapak Hendri Eko Ari Donan, S,PD , ST, M.S,I mengingatkan bahwa alumni Pomosda harus bisa membawa perubahan dalam lingkungan masing-masing serta selalu ingat Dhawuh Bapak Kyai Tanjung.

Acara Purna Wiyata tahun 2017 ini semakin lengkap dengan Sarasehan Pendidikan oleh Bapak Kyai Tanjung. Sarasehan ini diadakan untuk melengkapi bekal dan pesan yang mendalam untuk para alumnus Pomosda. Dalam Sarasehan, Beliau menyampaikan bahwa inti Pendidikan itu adab dan akhlak. Tidak terkungkung egosentris dan keakuan yang mengakibatkan kita terhambat kreatifitasnya.

Tidak lupa juga Bapak Kyai mengisyaratkan bangsa ini memerlukan kader-kader pejuang untuk bangkitnya Nusantara. Dalam sambutan terakhirnya, Beliau mengumumkan bahwa Beliau baru saja pulang dari Lombok, Nusa Tenggara Barat dalam rangka duplikasi program kemandirian pangan Pomosda. Hasil dari pertemuan tersebut adalah, Pemda Lombok menyediakan lahan untuk digarap oleh santriwan-santriwati Pomosda. Serta bergabungnya jajaran pemerintahan daerah Lombok menyatakan bergabung dalam Ampura (ASosiasi Mahasiswa dan Pemuda Nusantara).

Pesan yang disampaikan oleh Bapak Kyai Tanjung pun turut didukung oleh sambutan Bapak KASI SMA/SMK Kab. Nganjuk. Dalam sambutan beliau, bahwa pola Pendidikan seperti inilah yang seharusnya dilakukan. Pola Pendidikan sekarang tidak menjadi relevan jika mengacu data kenakalan remaja dan paham radikalis yang menjangkiti pemuda. “Pemerintah baru melakukan kemandirian pangan, Pomosda sudah melakukannya.” Ujar Beliau. Maka dari itu dalam menyambut bulan Ramadan, Pemda Nganjuk mengadakan Safari Ramadan. Pomosda pun yang ditunjuk menjadi tuan rumah acara tersebut. Hal ini menandakan bahwa Pomosda sudah berkontribusi masyarakat.

Kegiatan Purna Wiyata tahun ini ditutup dengan makan siang dan disuguhi penampilan kolaborasi antara orchestra dan marawis. Dengan persembahan lagu khas Jawa dan pop modern yang apik hasil kolaborasi menyihir para hadirin. Selamat dan semoga sukses bagi para Alumnus Pomosda.

Leave a Reply